Posted in Photoshop

Cara Mudah Membuat Efek Tetesan Embun / Hujan pada Photo di Photoshop

Tetesan embun atau tetesan air hujan pada bunga ataupun tumbuhan mempunyai keindahan tersendiri untuk dilihat ataupun dinikmati. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial Cara Mudah Membuat Efek Tetesan Embun / Hujan pada Photo di Photoshop. Photoshop yang saya gunakan di sini adalah Photoshop CS6. Di bawah ini adalah photo bunga yang nantinya akan saya tambahkan efek embun. (Silahkan klik kanan, open new tab pada foto bunga di bawah ini kemudian save image, jika ingin menggunakan foto ini untuk belajar).

efek-embun-foto-asli
foto asli

Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1
Seperti biasa, buka terlebih dulu program Photoshop kemudian buka foto yang akan di edit dengan cara pilih File – Open – pilih foto yang akan di edit – Enter atau bisa langsung tekan CTRL + O. Jika foto asli tidak ingin dirubah maka lebih baik duplikat dulu foto yang telah di buka. (Lihat cara lengkap langkah nomor 1 di sini ).

Langkah 2
Ubah LAYER BACKGROUND menjadi LAYER 0 (Lihat cara lengkap langkah nomor 2 di sini)

efek-embun-1-ubah-layer-jadi-0
langkah 2

Langkah 3
Buat layer baru (nantinya akan jadi LAYER 1), yang belum tahu cara buat layer baru, silahkan lihat langkah lengkapnya di sini. Pastikan layer yang aktif adalah LAYER 1, kemudian Pilih ELIPTICAL MARQUEE TOOL yang (biasanya/defaultnya) ada di sebelah kiri program Photoshop. Lihat gambar berikut ini:

efek-embun-3-pilih-eliptical-marque-tool
langkah 3

Langkah 4
Setelah memilih / Meng-klik ELIPTICAL MARQUEE TOOL, buatlah lingkaran pada layer yang aktif yaitu LAYER 1, seperti tampak pada gambar di bawah ini:

efek-embun-4-buat-lingkaran
langkah 4

Langkah 5
Setelah itu klik GRADIENT TOOL dengan warna FOREGROUND dan BACKGROUND DEFAULT atau hitam putih (jika warna tidak default, klik saja kotak kecil berwarna hitam di atas FOREGROUND dan BACKGROUND COLOR atau dengan hanya menekan huruf D pada KEYBOARD maka warna FOREGROUND dan BACKGROUND akan kembali ke default. Kemudian klik dan tahan (dari kanan ke kiri) pada area lingkaran yang masih bertanda seleksi tadi sampai warna berubah seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.

efek-embun-5-warnai-dengan-gradien-tool
langkah 5

Langkah 6
Setelah itu klik CTRL + D untuk menghilangkan seleksi pada lingkaran. Kemudian buat lingkaran  yang lebih kecil dengan menggunakan ELIPTICAL MARQUEE TOOL seperti langkah sebelumnya di atas lingkaran tadi pada LAYER1. Kemudian warnai dengan warna putih (karena warna / BACKGROUND COLOR adalah warna putih maka cukup dengan klik CRTL + delete untuk mewarnai lingkaran kecil tadi dengan warna putih). Lihat gambar di bawah ini.

efek-embun-6-tambahkan-lingkaran-putih
langkah 6

Langkah 7
Ubah nilai OPACITY dan FILL pada layer 1 menjadi 50%. Perhatikan gambar di bawah ini.

efek-embun-7-ubah-opacity
langkah 7

Langkah 8
Klik BLENDING OPTIONS (perhatikan gambar di bawah) kemudian pilih DROP SHADOW dan sesuaikan nilai (angkanya),  setelah itu klik INNER SHADOW, dan sesuaikan nilai (angkanya) atau lihat gambar di bawah ini.

efek-embun-8-tambahkan-drop-shadow
langkah 8a
efek-embun-9-tambahkan-inner-shadow
langkah 8b

Langkah 9
COPY layer 1 untuk memperbanyak tetesan embun dengan cara klik CTRL + J (layer aktif adalah LAYER 1) , lalu geser/pindahkan embun yang baru dengan cara drag and drop embun yang baru (layer aktif adalah LAYER 1 COPY, kemudian kita ubah ukuran tetesan embunnya dengan cara klik CTRL + T sampai muncul tanda seperti di bawah ini.

efek-embun-11-sesuaikan-ukuran-dengan-transform-selection
langkah 9

Kita bisa menyesuaikan besar kecilnya ukuran embun dengan cara klik kotak kecil yang ada pada embun tersebut kemudian geser dan sesuaikan besarnya.

Langkah 10
Perbanyak tetesan embun seperti cara yang sudah dijelaskan di atas, dan hasilnya bisa kita lihat seperti gambar di bawah ini.

efek-embun-foto-hasil
foto hasil

Sekian tutorial mengenai Cara Mudah Membuat Efek Tetesan Embun / Hujan pada Photo di Photoshop, sekali lagi Photoshop yang saya gunakan di sini adalah Photoshop CS6. Silahkan memberikan komentar / pertanyaan pada kolom komentar yang tersedia di bawah ini, follow blog fetisumaryanti16 untuk mendapatkan informasi mengenai post-post terbaru. Terima kasih atas kunjungannya, terus belajar, dan tetap semangat…

Sampai jumpa 😀

Advertisements
Posted in Art Tool, Tips Menggambar

Apa itu Kneaded Eraser ?

Untuk yang hobi menggambar dan menekuni hobi ini dengan baik, tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai istilah ataupun peralatan yang dipakai untuk menggambar. Nah, di antara sekian banyak peralatan yang ada, peralatan yang terbilang sangat sering kita butuhkan ataupun kita jumpai di toko-toko peralatan tulis ataupun toko peralatan menggambar adalah penghapus. Berbagai jenis penghapus dengan berbagai macam merek yang ada dapat dengan mudah kita temukan di sana. Namun, ada yang dinamakan dengan Kneaded Eraser yang mungkin tidak semua orang tahu mengenai penghapus ini. fetisumaryanti16 akan membahas penghapus jenis ini pada kesempatan kali ini. Kita mulai saja.

Apa itu Kneaded Eraser?
Kneaded Eraser adalah sebuah penghapus yang terbilang cukup banyak digunakan oleh para seniman yang mamakai media pensil ataupun arang/charcoal (walaupun tidak semua seniman memilih untuk tidak menggunakan penghapus / memang mereka jarang menggunakan penghapus). Bentuk awal dari penghapus ini ketika kita membelinya terbilang cukup biasa saja, namun ketika kita gunakan, kita bisa membentuk dan mengepal-ngepal penghapus ini seperti tanah liat. Karena penghapus ini bisa kita bentuk sesuka hati, kita jadi bisa menghapus berbagai macam area yang kita mau, apakah area yang cukup besar ataupun area yang kecil. Baca juga Peralatan untuk Memulai Menggambar dengan Pensil

Apakah Kneaded Eraser bisa menghapus dengan bersih?
Jawabannya adalah YA, selain bentuknya yang bisa kita rubah-rubah sesuai kebutuhan, Kneaded Eraser ini juga bisa menghapus dengan bersih dan tanpa ampas walaupun kita menggunakan pensil yang sangat hitam sekalipun (tingkat 8b misalnya) atau jika kita menggunakan pensil arang / Charcoal yang sangat hitam dan pekat ketika kita menggunakannya untuk menggambar. Cara untuk menggunakan penghapus ini juga sama seperti penghapus-penghapus pada umumnya, hanya saja kita bisa menyesuaikan bentuk penghapusnya, sehingga area-area kecil yang biasanya sedikit sulit untuk menghapus dengan penghapus biasa, bisa kita akali dengan menggunakan penghapus ini.

Dimana kita bisa mendapatkan Kneaded Eraser?
Kita bisa mendapatkan penghapus jenis ini di toko-toko buku besar atau di toko khusus peralatan lukis. Ada berbagai macam merek untuk Kneaded Eraser ini, dan harganya juga sedikit lebih tinggi dari penghapus-penghapus yang biasa kita gunakan, dan untuk merek Kneaded Eraser yang terbilang cukup ekonomis (bukan bermaksud mempromosikan merek tertentu) adalah merek Maries seperti yang ada pada gambar di bawah ini.

fetisumaryanti16, penghapus, kneaded eraser

 

Itulah seputar penjelasan mengenai salah satu peralatan menggambar, Kneaded Eraser, jika sekiranya informasi ini bermanfaat dan ada teman kamu yang hobi menggambar dan perlu mengetahui informasi ini, silahkan di share. Kami juga akan dengan senang hati menerima masukan yang bermanfaat dari teman-teman di kolom komentar. Terima kasih. 🙂
Posted in Story, Tips Menggambar

Menggambar Itu Sulit?

2010-vs-2016

Ada yang bertanya pada saya “kenapa kamu bisa menggambar?”, kemudian ditambahkan dengan pertanyaan “apa rahasianya biar bisa menggambar dengan bagus?”. Saya menjawab ‘‘jika ingin menggambar dengan bagus, ya latihan saja terus, menggambar terus”. Kemudian respon kebanyakan dari mereka “Ah kamu mah gak mau kasih tau aja, gak mau ajarin aja” atau ada juga yang bilang “Kamu kan punya bakat, beda sama saya, gambar terus-terusan juga gak bagus-bagus“. Mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang sering dihadapi oleh orang-orang yang suka gambar :D. Namun memang benar, yang saya rasakan sendiri bahwa bakat itu tercipta karena adanya usaha dan kerja keras, bukan tiba-tiba muncul begitu saja. Jika bakat itu tiba-tiba muncul, saya pasti langsung bisa menggambar dengan bagus walaupun baru pertama kali menggambar, tidak perlu melalui proses yang lama, mulai dari menggambar saya jelek sampai ke tahap lumayan bagus.

Semua itu adalah sebuah PROSES, dan kebanyakan orang hanya melihat HASIL. Ketika teman-teman saya melihat gambar saya yang sekarang, mereka mungkin berpikir bahwa prosesnya tidak sepanjang yang mereka bayangkan. Padahal, itu semua memerlukan waktu yang lama, dan mungkin akan bertambah lama lagi. Dan hal yang paling saya tidak mengerti adalah mereka yang minta diajari menggambar dan ingin bisa dengan cepat tapi dengan usaha yang sesedikit mungkin, saya pun kadang heran sendiri “memang bisa?”. Ayolah kawan, kalau kalian suka menggambar, dan gambar kalian ingin lebih baik lagi dari waktu ke waktu, jangan malas berlatih, berlatih, belajar, berlatih, belajar, dan “Enjoy The Process of Your Learning”.

Kembali ke topik, apakah menggambar itu sulit? Tapi kenapa kalau lihat orang yang menggambar, menggambar itu seperti gampang? Lalu, apa yang membuatnya terlihat begitu sulit? Ada yang mengatakan gampang, dan ada pula yang mengatakan sulit. Menggambar bisa dikatakan gampang jika kita menyukainya, menyukai saat-saat kita menggambar, menyukai hasilnya walaupun jelek, meyukai menghabiskan waktu kita untuk menggambar, menyukai menambah ilmu baru tentang menggambar, menyukai hal apapun saja tentang menggambar. Bukankah jika kita mengerjakan segala hal yang kita sukai dan dengan hati senang, maka pekerjaan itu terasa menyenangkan dan mudah? Nah jika ingin menggambar dengan gampang, maka sukai dulu menggambar itu sendiri, karena yang namanya skill atau kemampuan itu bisa di asah.

Lalu, apa yang membuatnya sulit? Seperti yang orang bilang “Memelihara lebih sulit dari pada memulai” ya memang benar, suka saja tidak cukup, jika tidak dipelihara, maka rasa suka itu akan hilang yang mengakibatkan kita putus asa dan berhenti belajar menggambar. Jadi yang membuatnya sulit adalah mempertahankan kesukaan kita akan belajar menggambar, menambah ilmu tentang menggambar, meluangkan waktu untuk berlatih menggambar, mencari dan bereksperimen peralatan gambar baru, mencari informasi tentang berbagai pengetahuan dan peralatan menggambar, dan lain sebagainya.

Jadi mulai sekarang bagi kalian yang suka menggambar dan sangat tidak sabar ingin menggambar dengan bagus dengan seketika, berhentilah berpikir seperti itu mulai sekarang, kalau kalian suka, bersabarlah dalam menjalani prosesnya, teruslah belajar menambah kemampuan kalian dalam menggambar, dan juga berlatihlah dengan giat. Dan suatu saat nanti kalian akan melihat perbedaannya, perbedaan ketika kalian mulai belajar menggambar dan perbedaan ketika kalian sering berlatih dan belajar menggambar.

Selamat berjuang kawan, semangat!! 😀

See you.. 🙂

Posted in Collection, Story

Zainudin/Mr. Shabir, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Zainudin, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, 2013, feti sumaryanti, lukisan, lukisan wajah
Zainudin, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, 2013

Ini adalah Zainuddin atau Tuan Shabir dari film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck tahun 2013. Ini adalah salah satu film favorit saya, karena film ini bukan hanya mengandung banyak nilai-nilai budaya di dalamnya, di film ini juga mengandung banyak nilai-nilai positif seperti kerja keras, perjuangan, dan sebuah kisah cinta sejati antara Zainuddin dan Hayati yang diwarnai oleh perbedaan budaya, serta adat dan istiadat. Film yang diadaptasi dari novel sastra Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Buya Hamka ini juga mempunyai banyak kata-kata yang sangat indah, salah satu kata-kata yang paling saya sukai adalah ucapan Zainuddin kepada Hayati “Yang kuminta hanya satu, jangan kecewakan hati yang berlindung kepadamu..” Semoga Indonesia banyak membuat film-film seperti ini.. 🙂

Posted in Art Tool, Tips Menggambar

Lukisan Pensil dan Pensil yang di Gunakan

Will Smith Painting, Lukisan Wajah Will Smith, lukisan Feti Sumaryanti
Karya tahun 2013

Hai, apa kabar semua? Semoga selalu sehat ya.. Aamiin 🙂 Banyak yang bertanya kepada saya tentang pensil apa yang saya gunakan untuk melukis/menggambar hitam putih seperti gambar di atas. Seperti yang kita tahu bahwa ukuran/jenis ketebalan pensil itu bermacam-macam, mulai dari yang tipis sekali sampai yang tebal sekali seperti gambar di bawah ini:

Sumber: Bahanbelajarsekolah.blogspot.com
Sumber: Bahanbelajarsekolah.blogspot.com

Untuk kode hurufnya kita bisa lihat pada gambar di bawah ini:

Sumber: Egy.ariyanto.blogspot.com
Sumber: Egy.ariyanto.blogspot.com

Nah untuk jenis ketebalan pensil yang saya gunakan, biasanya saya menggunakan ukuran B atau 2B untuk membuat sketsa seperti gambar di bawah ini:

Sketsa, Will Smith, sketch, gambar, lukisan, lukisan pensil, pensil, feti sumaryanti

Untuk bagian yang gelap seperti rambut, pakaian, dan backgound (bagian gelap) saya menggunakan pensil ukuran 7B / 8B. Untuk arsiran wajah pun dan arsiran backgorund (bagian agak terang) saya juga menggunakan pensil ukuran 2B. Jadi kesimpulannya pensil yang saya gunakan untuk membuat lukisan pensil ini yaitu B, 2B, 7B dan 8B. 

Will Smith Painting, Lukisan Wajah Will Smith, lukisan Feti Sumaryanti
Will Smith

Sebagai tambahan, ukuran pensil manapun jika digunakan dengan tekanan yang berbeda maka akan menghasilkan ketebalan yang berbeda pula.

Bagaimana dengan Mereknya?

Dengan tidak bermaksud mempromosikan merek tertentu, saya biasa memakai pensil Faber Castell, saya memilih merek ini karena saya merasa nyaman menggunakannya. Tapi untuk yang ukuran 2B saya juga sering menggunakan merek Panagraph karena pensilnya cukup lunak dan juga lebih tebal, hanya saja merek pensil ini agak sulit ditemukan di toko-toko buku. Apapun merek pensilnya tidak masalah, tergantung kenyamanan kita memakainya 🙂

Baca juga : Peralatan untuk Mulai Menggambar dengan Pensil

Agar lebih tahu perbedaannya, silahkan dicari, dicoba dan banyak berlatih ya.. 😛

Sampai jumpa 😉